Dongeng dan Mentalitas Kancilisme
Dongeng dikenal sebagai media untuk menyampaikan pesan kepada seorang anak. Biasanya disampaikan sebagai pengantar tidur anak atau disampaikan sebagai media pembelajaran di kelas. Penyampaian dongeng sebelum tidur memiliki harapan agar anak yang mendengar dongeng tersebut merekam dengan baik isi dan amanat yang mengandung pesan-pesan kebajikan tersebut. Karena disampaikan untuk anak-anak, dongeng memiliki watak yang khas: hitam-putih. Karakter dalam dongeng dijelaskan secara baik-jahat. Maka selalu muncul tokoh pahlawan dan penjahat, protagonis dan antagonis. Yang semuanya berujung pada pesan moral bahwa kebaikan selalu menang dan anak-anak harus berbuat baik agar selalu menjadi pemenang. Sebagai bentuk pitutur atau sastra lisan, dongeng biasanya anonim. Tak diketahui siapa pencip...